Laman

Kamis, November 20, 2008

Al Jenazah

Assalamu Alaikum Wr.Wb

Ada sedikit pertanyaan dari hati kecil kita ?
Apakah kita semua sudah mulai mempersiapkan tiket untuk menuju ke tempat yang kita inginkan ?
Karena penerbangan ini akan membawa kita sesuai dengan pesanan tiket kita masing-masing

Marilah kita mulai dari saat ini, detik ini, dan sekarang juga ……………….
Sebelum semuanya terlambat ……… kita saling mengingatkan ………………

AL-JENAZAH AIRLINES, LAYANAN PENUH 24 JAM

Bila kita akan “berangkat” dari ala mini ia ibarat penerbangan ke seluruh Negara.
Dimana informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan, tetapi melalui Al-Qur’an dan Al-Hadist
Dimana penerbangan bukannya dengan Garuda Airlines, Singapore Airlines, atau American Airlines tetapi Al-Jenazah Airlines
Dimana bekal kita bukan lagi tas seberat 23Kg, tapi amalan yang tak lebih dan tak kurang
Dimana bajunya bukan lagi Pierre Cardin, atau setaraf dengannya, akan tetapi kain kafan putih.
Dimana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang suci
Dimana passport kita bukan Indonesia, British atau American, tetapi Al-Islam
Dimana visa kita bukan lagi sekedar 6 bulan, tetapi “Laailaahaillahllah”
Dimana servisnya bukan lagi kelas business atau ekonomi, tetapi sekedar kain yang duwangikan
Dimana tujuan mendaratnya bukannya Bandara Cengkareng, Heathrow Airport atau Jeddah International, tetapi tanah perkuburan
Dimana ruang menunggunya bukan lagi ruangan ber-AC dan permadani, tetapi ruang 2x1 meter, gelap gulita
Dimana pegawai imigrasinya adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa apakah kita layak ke tujuan yang diidamkan
Dimana tidak perlu satpam dan alat detector
Dimana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah
Dimana tujuan terkahirnya apakah Syurga yang mengalir sungai dibawahnya atau Neraka Jahannam
Penerbangan ini tidak akan dibajak atau di bom, karena itu tidak perlu bimbang
Sajian tidak akan disediakan, oleh karena itu tidak perlu mrisaukan masalah alergi atau halal haram makanan
Jangan risaukan cancel pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya.
Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan, anda telah hilang selera bersuka ria
Jangan bimbang tentang pembelian tiket, ianya telah disiapkan sejak Anda ditiupkan ruh di dalam rahim ibu
YA ! BERITA BAIK !
Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda
Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini
Oleh karena itu bergembiralah selagi bisa ! Dan sekiranya anda bisa !
Hanya Ingat !
Penerbangan ini datangnya tanpa “Pemberitahuan”
Cuma perlu ingat !!!
Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk Penerbangan ….
Saat penerbangan anda berangkat …tanpa doa
Bismillahi Tawakkaltu ‘Alallah, atau ungkapan selamat jalan
Tetapi Inalillahi Wa Inna ilaihi Rajiuun ….
Anda berangkat pulang ke Rahmatullah
Mati alias Meninggal Dunia ….

ADAKAH KITA TELAH SIAP UNTUK BERANGKAT ?
Orang yang cerdas adalah orang yang mengingat kematian
Karena dengan kecerdasannya dia akan mempersiapkan segala perbekalan untuk menghadapimya

ASTAGHFIRULLAH 3X
Semoga ALLAH SWT mengampuni kita beserta keluarga ……
Amiin
WALLAHU A’LAM

Catatan :
Penerbangan ini berlaku untuk segala umur ….tanpa kecuali, maka perbekalan lebih baik dipersiapkan sejak dini ….
Sangat tidak bijak dan tidak cerdas bagi yang menunda-nunda mempersiapkan perbekalan

SUARA YANG DIDENGAR MAYAT

Yang akan ikut mayat adalah tiga hal yaitu :
1. Keluarga
2. Hartanya
3. Amalannya

Ada dua yang kembali dan satu akan tinggal bersamanya yaitu :
1. Kelaurga dan Hartanya akan kembali
2. Sementara amalnya akan tinggal bersamanya

Maka ketika Roh Meninggalkan Jasad ….
Terdengarlah Suara Dari langit Memekik, “Wahai Fulan Anak Si FUlan ..
Apakah Kau Yang Telah Meninggalkan Dunia, Atau Dunia Yang Meninggalkanmu
Apakah Kau Yang Telah Menumpuk Harta Kekayaan, Atau Kekayaan Yang Telah Menumpukmu
Apakah Kau Yang Telah Mengubur Dunia, Atau Dunia Yang Telah Menguburmu”

Ketika Mayat Tergeletak Akan Dimandikan ……
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan …..
Mana Badanmu Yang Dahulunya Kuat, Mengapa Kini Terkulai Lemah
Mana Lisanmu Yang Dahulunya Fasih, Mengapa Kini Bungkam Tak Bersuara
Mana Telingamu Yang Dahulunya Mendengar, Mengapa Kini Tuli Dari Seribu Bahasa
Mana Sahabat-Sahabatmu Yang Dahulunya Setia, Mengapa Kini Raib Tak Bersuara”

Ketika Mayat Siap Dikafan ….
Suara Dari Langit Terdengar Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan
Berbahagialah Apabila Kau Bersahabat Dengan Ridha
Celakalah Apabila Kau Bersahabat Dengan Murka Allah

Wahai Fulan Anak si Fulan ….
Kini Kau Telah Berada Dalam Sebuah Perjalanan Nun Jauh Tanpa Bekal
Kau Telah Keluar Dari Rumahmu Dan Tidak Akan Kembali Selamanya
Kini Kau Tengah Safar Pada Sebuah Tujuan Yang Penuh Pertanyaan”

Ketika Mayat Diusung ….
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan …..
Berbahagialan Apabila Amalmu Adalah Kebajikan
Berbahagialah Apabila Matimu Diawali Tobat
Berbahagialah Apabila Hidupmu Penuh Dengan Taat”

Ketika Mayat Siap Dishalatkan
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan …..
Setiap Pekerjaan Yang Kau Lakukan Kelak Kau Lihat Hasilnya Di Akhirat
Apabila Baik Maka Kau Akan Melihatnya Baik
Apabila Buruk, Kau Akan Melihatnya Buruk”

Ketika Mayat Dibaringkan Di Liang Lahat ….
Terdengar Dari Langit Suara Memekik, “Wahai Fulan Anak Si Fulan …..
Apa Yang Telah Kau Siapkan Dari Rumahmu Yang Luas Di Dunia
Untuk Kehidupan Yang Penuh Gelap Gulit Disini

Wahai Fulan Anak Si Fulan …..
Dahulu Kau Tertawa, Kini Dalam Perutku Kau Menangis
Dahulu Kau Bergembira, Kini Dalam perutku Kau Berduka
Dahulu Kau Bertutur Kata, Kini Dalam Perutku Kau Bungkam Seribu Bahasa”

Ketika Semua Manusia Meninggalkannya Sendirian ….
Allah Berkata Kepadanya, “Wahai Hamba-Ku …..
Kini Kau Tinggal Seorang Diri …
Tiada Teman Dan Tiada Kerabat
Di Sebuah Tempat kecil, sempit Dan Gelap ….
Mereka Pergi Meninggalkanmu … Seorang Diri
Padahal, Karena Mereka Kau Pernah Langgar Perintahku
Hari Ini … Akan Kutunjukkan Kepadamu kasih Sayang-Ku Yang Akan Takjub Seisi alam
Aku Akan Menyayangimu Lebih Dari Kasih Sayang Seorang Ibu Pada Anaknya”

Kepada Jiwa-Jiwa Yang Tenang Allah Berfirman, “Wahai Jiwa Yang Tenag
Kembalilah Kepada Tuhanmu Dengan Hati Yang Puas Lagi Diridhai-Nya
Maka Masuklah Ke Dalam Jamaah Hamba-Hamb-Ku
Dan Masuklah Ke Dalam Jannah-Ku”

Anda Ingin Beramal Shaleh ….?
Tolong kirimkan Kepada Rekan-Rekan Muslim Lainnya Yang Anda Kenal …!!!
Semoga Kematian akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita dalam menjalani hidup ini

Rasulullah SAW menganjurkan kepada kita :
Untuk senantiasa mengingat Mati (maut)
Dan dalam sebuag hadistnya yang lain, beliau bersabda :
“wakafa bi almauti wa’idha” artinya cukuplah mati itu akan menjadi pembelajaran bagimu

Semoga bermanfaat bagi kita semua, Amiin ….

Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin terlalu sibuk bekerja ..

Luangkan waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini …

Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan kesempatan membaca email ini

Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita
Kita seolah lupa dengan sesuatu yang kita pernah tahu kapan kedatangannya
Sesuatu yang bagi kita sebahagian orang sangat menakutkan

Tahukah kita kapan kematian akan menjemput kita ?????

Tidak ada komentar: