Laman

Senin, Februari 25, 2013

Ehem

Copas dari blog Tante Ira (irrasistible.wordpress.com), mayan kocak nih

Suatu hari, ada sebuah seminar tentang “Bagaimana Hubungan Cinta Anda dengan Suami” yang dihadiri oleh ibu-ibu dari berbagai kalangan dan profesi.

Saat para peserta ditanya, “Siapa yang sampai saat ini sangat mencintai suami ?”, semua peserta pun mengangkat tangannya.

Kemudian mereka ditanya, “Kapan terakhir kali Anda mengatakan kepada suami bahwa Anda mencintainya?”. Beberapa peserta menjawab hari ini, kemarin, dan ada juga beberapa orang yang lupa.

Lalu para peserta di minta untuk mengambil ponselnya masing-masing, dan mengirimkan pesan kepada suaminya dengan teks “Aku mencintaimu, Sayang..”. Setelah pesan terkirim, para peserta diminta untuk saling bertukar ponsel dan membaca pesan balasan dari suami.

Balasan dari suami masing-masing peserta pun beragam, di antaranya :

1. Siapa ini??

2. Eh… Ibunya anak-anak, kamu sakit ?

3. Aku juga mencintaimu.

4. Ada apa? Apakah kamu kecelakaan mobil lagi?

5. Aku nggak ngerti, maksudmu apa sih ?

6. Apa-apaan ini? Nyoba ngerayu aku ya? Aku nggak bakalan maafin kamu !

7. ?!?!?!?!?!?!!??!

8. Jangan banyak cengkuneklah, ngomong aja butuh berapa ?????

9. Apa aku lagi mimpi?

10. Ini sms buat siapa sih sebenarnya? Ingat yaaa !!! Kalau kamu nggak ngomong jujur, jangan salahkan aku kalau suatu saat bakal ada nyawa melayang !!!

11. Udah dibilang jangan minum, masih aja minum. Jadinya mabok kan?????

Rabu, Februari 20, 2013

Another Galau Song

Boyz II Men - On Bended Knee

Darlin' I can't explain
Where did we lose our way
Girl it's drivin' me insane
And I know I just need one more chance
To prove my love to you
If you come back to me
I'll guarantee
That I'll never let you go

Can we go back to the days our love was strong
Can you tell me how a perfect love goes wrong
Can somebody tell me how to get things back
The way they used to be
Oh God give me a reason
I'm down on bended knee
I'll never walk again until you come back to me
I'm down on bended knee

So many nights I dreamt
Holding my pillow tight
I know that I don't need to be alone
When I open up my eyes
To face reality
Every moment without you
It seems like eternity
I'm begging you, begging you come back to me

Can we go back to the days our love was strong
Can you tell me how a perfect love goes wrong
Can somebody tell me how to get things back
The way they used to be
Oh God give me a reason
I'm down on bended knee
I'll never walk again until you come back to me
I'm down on bended knee

I'm gonna swallow my pride
Say I'm sorry
Stop pointing fingers the blame is on me
I want a new life
And I want it with you
If you feel the same
Don't ever let it go
You gotta believe in the spirit of love
It'll heal all things
It won't hurt any more
No I don't believe our love's terminal
I'm down on my knees begging you please
Come home

Can we go back to the days our love was strong
Can you tell me how a perfect love goes wrong
Can somebody tell me how to get things back
The way they used to be
Oh God give me a reason
I'm down on bended knee
I'll never walk again until you come back to me
I'm down on bended knee

Wanna build a new life
Just you and me
Gonna make you my wife
Raise a family 

Marcell - Kini

Lagu ini aslinya dinyanyiin Rossa, udah jadul banget kayaknya, dinyanyiin lagi sama Marcell.

Ku sadari semua jalanku tak berarah kepadamu
Mungkin salah diri ini memikirkanmu
Aku kini telah berdua

Dan tak seindah cinta yang lalu
Yang jalan dan jalin tanpa restu
Ku akhiri namun tak berakhir
Ku hindari hati tak ingin berpisah

Ku sadari semua jalanku tak berarah kepadamu
Mungkin salah diri ini memikirkanmu
Aku kini telah berdua

Dan tak seindah cinta yang lalu
Yang jalan dan jalin tanpa restu
Ku akhiri namun tak berakhir
Ku hindari hati tak ingin berpisah

Bila kau dengan yang lain
Sesungguhnya ku tak rela

Dan tak seindah cinta yang lalu
Yang jalan dan jalin tanpa restu
Ku akhiri namun tak berakhir
Ku hindari hati tak ingin berpisah

(dan tak seindah cinta yang lalu) woo yeah
(yang jalan dan jalin tanpa restu)
Ku akhiri namun tak berakhir
Ku hindari hati tak ingin berpisah

(dan tak seindah cinta yang lalu)
Ku hindari hati tak ingin berpisah

Tak ingin terpisah

PS : penulis blog ini sama sekali tidak galau

Senin, Februari 18, 2013

Ada Foto Pria?

Cuma mau minta tolong aja intinya...kenapa ya tiap aku buka blog suka ada foto pria telanjang dada bercelana merah di bawah postingan? Dosa aku juga sih dulu suka masang ini itu entah apa tanpa mikir dulu sebelumnya. Gimana ya cara ngilanginnya? Soalnya nongol sendiri tanpa permisi gitu secara di postingan aku ga ada fotonya :""""""""

Kamis, Februari 14, 2013

Iseng Ah

Hari ini adalah hari Valentine, yang diartikan sebagai hari kasih sayang. Banyak banget tweet yang bahas soal valentine, mulai dari yang pro, ataupun yang kontra. Ada juga yang ngga seneng sama dua-duanya. Tapi sih kebanyakan kaum yang ngga seneng sama yang kontra, dianggapnya terlalu menggeneralisasi soalnya. Kalo kita liat di twitter islami-islami gitu kaya @felixsiauw @benefiko @hijabalila @tweetnikah (ini lebih ke nyerempet Islam sih biarpun ga ada "wajah" Islamnya sama sekali), valentine abis-abisan ditentang tuh sampe banyak yang seneng sama tweet mereka bahkan ngga seneng, ngga suka. Mereka lebih ke arah menganggap muda-mudi yang pacaran itu berengki, PK, semua pacaran berujung maksiat, mendingan langsung nikah, gitu deh pokoknya. Emang bener sih, yang namanya pacaran itu ngga ada dalam Islam, adanya taaruf biar ga berujung maksiat. Terus di @felixsiauw dijelasin juga soal sejarah valentine, biarpun setelah dikroscek oleh seorang temen di FB ada yang salah sih. Nah, kalo kaum yang (rada-rada) ga seneng sama tweet-tweet kontra kaya gini, emang ada benernya sih. Yang namanya nikah itu risikonya besar, harus mikirin gimana ngasuh anak, ngasih anak pendidikan dan kesehatan yang bagus, pokoknya ga cuma sekadar menghalalkan hubungan suami istri dan hal yang berkaitan deh. Dan ga semua cowo taaruf itu alim dan cowo pacaran itu bejat bin berengki. Kalo kata agan @adrianpradana, yang namanya cowo berengki, mau jadi pacar kek pasangan taaruf kek suami kek tetep aja berengki (kalo ga mau tobat :p). Kalo mau liat tweet bijak soal ginian, cek aja @nayasaa. Di akunnya lumayan dibahas soal taaruf dan kawan-kawannya.

Aku sendiri gimana? Aku sih lebih milih ngga ambil pusing. Aku pribadi emang ngga ngerayain dari dulu, karena emang aku ga peduli, ga mau, dan ga ada niat buat ngerayain. Ngerayain valentine juga ngga ada untungnya buat aku kalo aku rasa. Toh yang namanya mengekspresikan kasih sayang bisa dilakukan setiap hari kan, ga cuma pas valentine. Sama halnya kaya minta maaf, ga cuma pas lebaran. Tapi kan kalo lebaran hari raya umat Islam, valentine bisa dirayain sama siapa aja yang mau ngerayain haha (aku ngga tau agama mana aja yang membolehkan atau melarang valentine). Biarpun ga salah juga sih kalo pas hari valentine itu kita keinget seseorang yang kita sayang terus kita "kasih" sesuatu ke mereka.

Intinya gini, buat hal-hal yang masih "diperdebatkan" kaya ngucapin selamat hari raya agama lain sampe valentine yang "ga beragama" gini, terserah orang deh mau ngerayain apa ngga, toh yang paling bisa menentukan dosa atau ngga, masuk surga atau neraka, paling bener itu cuma Allah SWT. Tapi...berani melakukan artinya berani menanggung risiko baik di dunia maupun akhirat. Manusia sebenernya ga berhak ngejudge apa-apa, secara (kalo ga salah) manusia itu diciptakan pada Tuhan untuk beribadah kepada-Nya.

Dan di akhir post ini aku mau nyelipin satu ayat yang bikin aku percaya, ga ada yang ga mungkin di dunia ini dan pada dasarnya semua orang itu fitrahnya baik, dan kalo Allah menghendaki, orang yang udah penuh dosa bisa kok jadi baik lagi dan masuk surga.

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا ۛ أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَافِلِينَ

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"

Surat Al-Araf ayat 172

Senin, Februari 11, 2013

Dia yang selalu membawa kehangatan bagi seluruh keluarga
Dia yang selalu menolong, tanpa pamrih
Dia yang mampu mengubah perasaan seseorang yang tadinya sedih menjadi sangat terhibur karenanya
Dia yang selalu menjadi penengah apabila terjadi masalah
Dia yang humoris, supel, dan disenangi oleh teman-temannya dari berbagai kalangan
Dia yang selalu tegar, pantang menyerah, dan membuktikan bahwa orang yang tadinya bukan siapa-siapa bisa menjadi sukses
Dia yang selalu membuatku bahagia dengan cara yang unik
Dia yang selalu mengingatkanku bahwa bersenang-senang di tengah kesibukan itu penting
Dia yang mengajarkanku makna kehidupan dari sejumlah peristiwa yang ada
Dia yang selalu kutanya setiap datang kerumah, "Hari ini udah berapa batang?"
Dia yang membuatku mempelajari kebaikan dan hal-hal penting dalam hidup
Dia yang mampu membawa suasana, hingga aku tidak mau beranjak dari kursi untuk menghentikan pembicaraan kami berdua
Dia yang telah memasukkanku ke dalam blacklist orang yang senang membuka HP nya
Dia yang membuatku kembali berpikir bahwa segala hal pasti memiliki hikmah
Dia yang selalu mengajakku untuk pergi bersama keluarganya, namun aku selalu menolak, dan suatu ketika aku mengiyakan ajakannya, aku tidak sadar bahwa ini adalah jalan-jalan terakhir kita...

Ah, terlalu banyak momen indah bersamamu hingga aku tak sanggup menuliskannya disini. Tepat pada tanggal 22 Mei 2012, jam 8 malam, engkau menghadap Yang Maha Kuasa, karena engkau memang dicintai-Nya sehingga engkau harus mendahului kami, meninggalkan kami sekeluarga. Aku tak akan pernah melupakan segala kenangan indah yang kita lalui bersama.

It's been 22,827,951 seconds, and I miss you, Bang Rufi :)

Problem?

Jadi cerita ini udah lama banget, kira-kira tahun 2011 lah, lupa persisnya kapan. Nikmati saja.

Dia : "Laras, kamu tau Titi Sjuman ngga?"
Aku : "Tau."
Dia : "Saya liat dia cantik banget. Saya pengen kenalan sama dia bla bla bla (aku lupa dia ngomong apa)." *berasa gampang kenalan sama artis*
Aku : "Wah, udah nikah itu."
Dia : "Yah, udah nikah ya." *pasang muka lemes*

Sekarang, Titi Sjuman nya mau cerai, otomatis bisa buka hati buat cowo baru dong abis itu #eh. Dan dia yang aku maksud tadi udah punya pacar.

Terus?

Jumat, Februari 08, 2013

2010-2011. Ini adalah periode penuh tekanan yang paling neken yang pernah aku alamin. Aku kesel, tapi ngga bisa ngungkapin. Aku pengen nangis, tapi aku juga ngga bisa nangis. Banyak banget kegalauan yang terjadi. Galau akademis, galau perasaan, galau gara-gara masalah orang. Disamping aku harus belajar buat UN sama SNMPTN, aku harus ngadepin beberapa masalah yang seharusnya aku ngga terlibat. Aku berusaha buat kuat banget ngadepin semua ini. Aku tahan semua emosi buruk aku. Aku yang biasanya seneng banget dirumah jadi ngga seneng. Aku pulang malem karena sekolah sama bimbel di dua tempat dan aku sangat nikmatin itu. Pas intensif juga aku hampir setiap hari ga ada dirumah. Ga ada yang namanya hari libur buat aku pas itu. Dan sekali lagi, aku bener-bener nikmatin. Sempet galau segalau-galaunya gara-gara ga dapet undangan sampe nangis-nangis, tapi aku tetep tegar ngeliat banyak temen yang juga ngga dapet. Lantas aku move on dan berjuang buat tertulis. Alhamdulillah ada hasilnya. Tapi, ini baru permulaan dari sejumlah masalah baru yang ada, dan sekarang aku menghadapinya. Tapi, kenapa aku jadi lemah? Ga sekuat dulu. Ga setegar dulu. Aku jadi gampang nyerah, capek, stres, dan lain-lain.

Tuhan, kembalikan semangatku yang dulu agar aku dapat tegar dalam menghadapi hal-hal yang merupakan bukti bahwa Engkau ada dan selalu menyayangiku.

Kamis, Februari 07, 2013

GI

Selamat datang di dunia perkuliahan
Selamat datang di Modul Gastrointestinal
Selamat datang segala urusan badan dan non badan
Selamat datang, sibuk!